Langsung ke konten utama

Postingan

Asus Expertbook Ultra, Solusi dari Semua Kebutuhan User Laptop

        Setiap orang pasti ingin punya perangkat kerja yang unggul spesifikasinya. Seperti smartphone, ingin yang RAM nya tinggi dengan memori banyak, kamera jernih, suara bombastis dan tahan banting kalau bisa tahan juga terkena air, bentuk juga pengen modis.       Laptop juga demikian. Dulu kita mengenal laptop yang punya processor bagus, loadingnya cepat, dan biasa dipakai pekerja atau karyawan adalah laptop dengan layar besar dan berat. Kalau mau yang tipis, stylist, ringan, biasa hanya memiliki spec standart dan tentu juga untuk pekerjaan ringan.       Tapi untuk zaman now yang semua brand elektronik berlomba untuk memberi solusi yang terbaik, gak ada yang gak mungkin. Dewi sendiri hampir gak percaya dengan perangkat laptop satu ini.       Asus Expertbook Ultra. Dengan tampilan modis, bobot gak sampai 1 kg, tipis, tapi punya spec yang gak main-main. Kamu pebisnis yang super sibuk, butuh laptop yang kine...

Mengenal Lebih Dekat Tentang Kopi, di Kopi Fest Indonesia oleh Otten Coffe

           Di penghujung Mei, tepatnya pada 27 - 31 Mei 2026 ada yg spesial Sun Plaza Medan. Kopi Fest Indonesia (KFI) hadir menyapa warga Medan. Tidak hanya menyajikan stand all about kopi, tapi juga diisi oleh 60 tenant makanan dan minuman lokal dan nasional.        Banyaknya pengunjung yg hadir di acara KFI, menjadi bukti bahwa antusias warga Medan sangat tinggi terhadap kopi. Acara yg diselenggarakan oleh Otten Coffe ini, menyajikan banyak hal yg memanjakan pecinta kopi. Mulai dari lengkapnya etalase mesin espreso kopi, dari yg manual hingga mesin otomatis. Aneka kopi yg dijual dengan diskon khusus. Juga ada diskon untuk berbagai alat espresso kopi juga perlengkapan kopi lainnya. Lengkap pake banget.         Yang lebih menantang lagi, kita bisa belajar langsung bagaimana menyajikan kopi, mulai dari yg pakai mesin hingga menggunakan aero press. Mulai dari varian americano, latte, dan varian kopi lain. Ma...

Kenali Dulu, Sebelum Melangkah

 Judul Buku : Selesaikan Dulu Dirimu, Sebelum Kamu Menyentuh Tangan Anak Orang Penulis      : Marhrez Nurcholis Penerbit     : Bukunesia Cetakan     : Pertama Tebal buku : 130 halaman      Bagi mereka yang memiliki sudut pandang dewasa, menikah bukanlah sebuah pencapaian, tapi pertanda kalau kita sudah siap menuju babak kehidupan baru. Ah, kalimat ini terdengar sok dewasa, bahkan bagiku yang masih ber-status single, meski gak single-single amat, kwkwkw.         Tapi tetap saya bercita-cita, ingin menikah, meski kini masih rahasia langit. Pun masih banyak kekurangan yang harus saya perbaiki agar memiliki kehidupan rumah tangga yang lebih baik lagi.         Nah, cerita tentang kesiapan menuju gerbang pernikahan, gak cuma mendengar cerita dari sahabat-sahabat kita yang sudah menikah, atau para tetua yang nasehatnya sudah teruji dengan asam garam kehidupannya. Bisa juga mendeng...

Apa Itu Fish Collagen? Kenali Manfaat, Bioavailabilitas, dan Keunggulannya

Sumber:https://www.freepik.com/free-photo/common-food-allergens-people_33757287.htm#fromView=search&page=1&position=0&uuid=4a83f866-0c93-4a52-b495-018ef6f29368&query=collagen+fish Collagen tidak hanya berasal dari satu sumber. Saat ini, terdapat berbagai jenis collagen yang tersedia di pasaran, seperti bovine collagen, chicken collagen, dan yang paling terkenal adalah fish collagen atau marine collagen.  Sesuai dengan namanya, collagen ini berasal dari ekstrak ikan, khususnya pada bagian kulit dan sisiknya. Terkenal juga sebagai collagen dengan ukuran molekul lebih kecil, sehingga mudah diserap oleh tubuh.  Namun, bukan itu saja yang membuat marine collagen sangat terkenal. Banyak manfaat yang dihadirkannya bisa Anda kenali terlebih dahulu.  Pengertian Fish Collagen Marine atau fish collagen ini adalah jenis collagen yang berasal dari ikan, yakni dari bagians kulit, sisik, dan tulangnya. Collagen sendiri merupakan struktural utama yang berperan penting dal...

Lepas Ramadhan

              Syawal menjadi momen yang dinanti setelah sebulan melakukan rangkaian ibadah full selama Ramadhan. Puasa, shalat sunnah, sedekah, tilawah dll. Hingga di akhir Ramadhan kita telah menyadari telah sampai di ujungnya. Meski sebenarnya ini bukan akhir dari semua. Justru setelah Ramadhanlah segala latihan ibadah kita teruji sebenar-benarnya. Ah, ceramah ini juga sebenarnya untuk self reminder buatku juga.      Sedikit flashback selama Ramadhan kita punya ujian masing-masing. Walau kadang ketika berada di tengah jalan ingin sekali melambaikan bendera putih, sangkin gak sanggupnya. Apa aja ujiannya. Macem-macem ya, ada yang di uji dengan keluarga, pekerjaan, kesehatan, ekonomi, atau kolaborasi dari semuanya, hahaha. (Yang ketawa paling kenceng, aku tau rasanya jadi kamu, :D). Hamdallah semua sudah dilewati ya, bukan terlewati. Dan yang harus lebih di syukuri lagi, masih dipanjangkan umur kita sampai Syawal ini, bisa berkumpul kemb...

Doa Untuk Negeriku

            Di penutup tahun 2025, mungkin ini menjadi tulisan terakhir saya di tahun ini. Meski terkesan lambat, tapi saya yakin tulisan ini menjadi jejak dan pengingat peristiwa yang terjadi menjelang akhir 2025.      Saya yakin ini sangat memorial bagi rakyat Indonesia. Mulai dari konflik demo pada bulan Februari (memprotes kebijakan fiskal pemerintah), 15-20 Maret (menolak revisi UU TNI), Agustus-September (demo kebijakan tunjangan anggota legislatif dan beberapa sikap juga pernyataan menteri/anggota dewan). Bencana banjir dan longsor yang terjadi juga mencapai angka 3.176 kali dan puncaknya pada November - Desember ini. Dari sini kita berkaca dan menyadari bahwa negri ini dalam kondisi darurat.      Perasaan sedih, kecewa, kesal seperti paket komplit, menjadi penutup tahun ini. Dewi, sebagai anak kelahiran sumatera, tumbuh besar dan tinggal di Sumut, merasa pedih teramat dengan banjir dan longsor yang menimpa 3 provin...

Asus, Si Paling Mengerti Kebutuhan Masa Kini

         Menjadi pekerja digital sepertinya mengharuskan kita untuk menguasai beberapa skill terkini, mulai dari kemampuan desain gambar, mencari ide dan mengolah tulisan lewat AI. Menganalisis trend medsos juga. Pokoknya kalau kita gak upgrade ilmu dijamin bakal tertinggal jauh.           Selain upgrade ilmu, sarana yg dipakai tentu juga harus menyesuaikan, seperti laptop atau smartphone yang kita pakai untuk bekerja. Kalo Dewi kasih saran, pakai laptop yang sudah All in one.       Minggu lalu saat mengikuti gathering blogger with Asus, cukup tercerahkan dengan spesifikasi Asus yang aku banget. Maksudnya? Available untuk kita pekerja digital, karyawan atau juga pelajar. Harga juga bervariasi, sesuai spec laptop yang kita cari.  Vivobook S14       Kali ini Dewi mau spill Asus Vivobook S14. Ini tipe yang cocok banget untuk pekerja digital, karyawan juga pelajar. Processor nya memakai Intel Core...

Keju Indrakila, Pelopor Keju Lokal di Indonesia

    Keju, adalah satu dari komposisi bahan yang cukup dikenal. Dalam memasak atau dunia kuliner, keju memberikan cita rasa yang khas. Yang kita tahu, pengolahan keju terdapat di negara-negara barat seperti Belanda, Swiss, Spanyol, Italia, Prancis, Jerman dan Amerika Serikat. Ternyata Indonesia juga sudah memiliki pabrik keju sendiri. Yaitu di Boyolali, Lembang, Yogyakarta dan Bali. Namun pelopor dari seluruh pabrik keju di Indonesia adalah Boyolali. Awal Mula       Kota Boyolali adalah kota pertama yang berhasil memproduksi keju di Indonesia. Ialah Noviyanti, pria asal Boyolali yang mampu mengolah keju lokal dengan rasa internasional yaitu Keju Indrakila. Yang menarik disini, pabrik keju ini berhasil menyerap pekerja lokal, plus keberadaannya juga memberi dampak positif bagi peternak setempat. Gimana ceritanya?      Berawal dari penyerapan hasil panen susu yang kurang maksimal di Boyolali, saat hasil panen sedang tinggi, susu sapi sampai dibuang k...

Mengikat lalu Mencerna (2)

 Untuk tulisan sebelumnya, bisa lihat di sini   Apakah semua hal yang saya sebutkan tadi menjadi sebuah distraksi? Tidak juga, sejauh kita bisa memanfaatkan dengan bijak dan tidak terlena pada hal-hal tersebut. Khusus bagi para pelajar atau mahasiswa. Tentu kita berharap mereka banyak menghabiskan waktu untuk belajar.  Meski belajar tidak semata membaca buku tetapi juga bisa mengerjakan tugas dengan browsing dari google, chat GPT, atau hal lain yang setidaknya memberi manfaat. Jujur saya sendiri banyak mendapat ide menulis atau inovasi produk dari media sosial, atau mesin pencari tersebut. Jadi teknologi tak sepenuhnya memberi efek negatif. Namun apapun medianya agar lebih bermanfaat, kita perlu untuk meningkatkan kemampuan dasar untuk meng-upgrade wawasan kita. Membaca. Ini adalah satu kemampuan yang harus dimiliki. Meski sekarang ada video yang bisa kita dengar dan tonton, namun untuk mengulik informasi lebih dalam, kita butuh membaca.  Seorang guru tidak bisa men...

Mengikat Lalu Mencerna

  Tulisan ini adalah naskah esai, yang mungkin belum menarik bagi para juri. Tapi menurut Dewi, sangat sayang jika dibaca sendiri. Fenomena yang dibahas didalam, semoga bisa jadi reminder untuk pembaca terutama Dewi sendiri, tentang peran literasi. Aslinya naskah ini panjang, jadi Dewi bagi dalam beberapa bagian. Selamat membaca                       Mengikat Lalu Mencerna Malam ini saya mendapatkan sebuah informasi menarik yaitu tentang sebuah negara yang dicemooh tidak akan bisa memproduksi mobil. Ialah China. Pada tahun 1995, China banyak mendapat cibiran, tidak akan bisa memproduksi mobil, dibanding dengan negara produsen mobil seperti Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jerman.  Namun apa yang terjadi? Dunia bahkan terkejut saat China bahkan mampu membuat mobil yang bisa dikendarai di air, misal dalam kondisi banjir. Fitur yang belum dimiliki mobil mana pun. Bahkan dalam video tersebut saya melihat, mobil ...

Anak Produktif, Dimulai dari Anak yang Bersih

  Ketika dewasa, setiap kita memiliki peran ganda. Seperti saya yang kini menjadi seorang ibu, guru, anak, juga beberapa peran lain di luar sana. Saat menjalankan peran, kita dituntut amanah dalam menjalankan tugas.  Bagi saya, amanah paling berkesan adalah menjadi ibu. Sebagai ibu yang juga bekerja, saya harus memastikan anak tidak terabaikan, meski kita sibuk di luar. Momen-momen berdua dengan anak, harus tetap ada, jangan sampai tereliminasi hanya karena kesibukan kita. Meski jujur, ini hal yang berat.  Saya gak juga menerapkan standard tinggi seperti mengajak makan di luar, main di playground, hanya sesekali saja. Apalagi saya memiliki anak yang berkebutuhan khusus, kami lebih sering melakukan hal sederhana saja, berhubung keterbatasan energi saya yang makin terasa.  Apa itu? Main bersama di rumah, berjalan keliling sekitar rumah dengan kursi rodanya, belajar bersama, ini saja sudah membuatnya senang. Sama dengan hal-hal wajib lainnya, seperti makan dan mandi. Kh...

Zona Nyaman?

  Sebagian orang merasa lebih tenang berada pada zona nyaman, menikmati aktivitas seperti air mengalir tanpa hambatan yang berarti. Jujurly, Dewi sendiri juga tipe orang seperti ini. Tapi ntah kenapa akhir-akhir ini seperti terkontaminasi dengan circle.  Syukurnya, ini bukan sesuatu yang negatif, malah sebaliknya. Kadang Dewi berpikir, segampang itu ya terpengaruh, kwkwkw.  Semua bermula saat Dewi dan teman-teman hadir pada pertemuan dari FLP Sumut yg pematerinya adalah Kang Ali Muakhir. Yang namanya sudah banyak tersohor sebagai penulis buku anak. Dan sudah beberapa tahun juga Kang Ali menjadi juri dalam sayembara menulis buku anak, yaitu Gerakan Literasi Nasional (GLN).  Dewi datang ke pertemuan tersebut bukan karena ingin ikut GLN, tapi karena diingatkan ketua organisasi untuk ikut. Karena waktunya malam, jujur itu masa kritis banget, karena sudah capek beraktivitas seharian.  Kenapa Dewi gak ada keinginan untuk ikut? Karena Dewi sadar, gak handal di penulisa...

Cita-cita Yang Takkan Padam (Review Buku Gerobak Lee Myung Bak)

                   Jika biasanya Dewi buat review drama korea, kali ini adalah tokoh korea. Hanya uniknya, biasa kita baca biografi orang yang sudah tiada. Lee Myung Bak masih ada, dengan kondisi cukup uzur ya.        Lee Myung Bak, adalah mantan presiden Korea Selatan yang memiliki latar belakang keluarga sangat sederhana. Bahkan bisa dibilang miskin. Meski kelahiran Jepang, ia berkewarganagaraan Korea Selatan. Ya, ia sempat tinggal di Jepang, namun karena situasi sedang perang Dunia, mereka pindah.         Myung Bak memiliki 7 saudara dan ia adalah anak kelima. Dalam tradisi korea, orang tua percaya bahwa cukup menyekolahkan anak-anak tertua saja hingga perguruan tinggi, yang nantinya mereka bisa menjadi tumpuan keluarga. Ia dan ibunya bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan sekolah abang-abangnya, sementara ia sendiri tidak berniat disekolahkan. Miris ya.       Namun mimp...

Jangan Sepele dengan Sakit

           Pengalaman memang menjadi guru terbaik sekaligus terpahit yang menyadarkan kita banyak hal. Salah satunya tentang kesehatan. Memasuki Syawal yang lalu, seolah menjadi hal normal kalau kita sakit.         Lho kok? Saat Ramadhan kita menjaga asupan makan, minimal saat puasa, ritme aktivitas seolah teratur mengikuti jadwal ramadhan. Dan saat Syawal semua bablas. Terutama soal makanan. Ini sangat Dewi akui.         Meski sebenarnya saat Ramadhan dan sebelumnya, batuk flu mulai parah. Tapi survive seminggu setelahnya sembuh. Saat Ramadhan juga terulang lagi fase yang sama, batuk flu seminggu lalu sembuh. Syawal kejadian lagi, kali ini batuk flu parah di sertai mengi(bunyi asma). Cuma karena capek karena agenda padat dan tidak jaga asupan makan. Sampai-sampai ketika berobat ke klinik, berharap dapat obat malah yang keluar rujukan. Separah itu?         Kejutan belum selesai saat mingg...

Siaga Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

      Menjadi guru dan penulis (ehmmm), Dewi dituntut untuk prima dan stand by di situasi apa pun. Misal saat mengajar, guru sebaiknya memiliki looks atau tampilan yang bagus saat mengajar. Bukan cuma tentang pakaian tapi kesiapan dalam mengajar. Jika mengajar dalam kondisi yang kurang sehat, atau ada saja organ tubuh yg sakit, sangat tidak maksimal tentu dalam mengajar.         Kontak mata saat mengajar itu penting ya. Membuat si anak jadi semakin yakin dan fokus dalam belajar. Artinya kesehatan mata sangat penting bagi seorang guru, (semua profesi sih ya, hehe). Belum lagi mitos jika mata kita merah, maka akan menular. Arghhh.       Begitu juga sebagai penulis, kita dituntut untuk banyak membaca, sehingga tidak terhindarkan screentime dengan gadget atau laptop dalam waktu yang tidak bisa dipastikan. Sudah pasti mata lelah dan tidak nyaman rasanya.       Ternyata mata lelah, mata merah, terasa sepet dan ker...