Syawal menjadi momen yang dinanti setelah sebulan melakukan rangkaian ibadah full selama Ramadhan. Puasa, shalat sunnah, sedekah, tilawah dll. Hingga di akhir Ramadhan kita telah menyadari telah sampai di ujungnya. Meski sebenarnya ini bukan akhir dari semua. Justru setelah Ramadhanlah segala latihan ibadah kita teruji sebenar-benarnya. Ah, ceramah ini juga sebenarnya untuk self reminder buatku juga. Sedikit flashback selama Ramadhan kita punya ujian masing-masing. Walau kadang ketika berada di tengah jalan ingin sekali melambaikan bendera putih, sangkin gak sanggupnya. Apa aja ujiannya. Macem-macem ya, ada yang di uji dengan keluarga, pekerjaan, kesehatan, ekonomi, atau kolaborasi dari semuanya, hahaha. (Yang ketawa paling kenceng, aku tau rasanya jadi kamu, :D). Hamdallah semua sudah dilewati ya, bukan terlewati. Dan yang harus lebih di syukuri lagi, masih dipanjangkan umur kita sampai Syawal ini, bisa berkumpul kemb...
Di penutup tahun 2025, mungkin ini menjadi tulisan terakhir saya di tahun ini. Meski terkesan lambat, tapi saya yakin tulisan ini menjadi jejak dan pengingat peristiwa yang terjadi menjelang akhir 2025. Saya yakin ini sangat memorial bagi rakyat Indonesia. Mulai dari konflik demo pada bulan Februari (memprotes kebijakan fiskal pemerintah), 15-20 Maret (menolak revisi UU TNI), Agustus-September (demo kebijakan tunjangan anggota legislatif dan beberapa sikap juga pernyataan menteri/anggota dewan). Bencana banjir dan longsor yang terjadi juga mencapai angka 3.176 kali dan puncaknya pada November - Desember ini. Dari sini kita berkaca dan menyadari bahwa negri ini dalam kondisi darurat. Perasaan sedih, kecewa, kesal seperti paket komplit, menjadi penutup tahun ini. Dewi, sebagai anak kelahiran sumatera, tumbuh besar dan tinggal di Sumut, merasa pedih teramat dengan banjir dan longsor yang menimpa 3 provin...