Langsung ke konten utama

Atasi Mata Perih, Insto Aja

      


Agustus adalah bulan yang cukup spesial bagiku. Selain di bulan ini aku lahir, kita juga menyambut hari kemerdekaan Indonesia. Dengan segala suka cita, meski memang vibes nya terasa berbeda. 

     Namun, bagi seorang anak SD atau pelajar, Agustus selalu identik dengan ya, perayaan 17an. Aneka lomba yang meriah di sekolah atau lingkungan rumah. Ya tentu bagiku yang dulu pernah melalui masa itu, melihat perayaan lomba rasanya seperti noatalgia dan bersyukur, Ibal anakku masih bisa merasakan hal ini. 

     Ya, menuju tanggal puncaknya, hari kemerdekaan di isi dengan aneka lomba. Lomba pun tidak hanya untuk anak-anak saja namun orang dewasa juga ikut memeriahkan, bahkan lebih heboh kwkwkw. 

      Di sekolah nya, Ibal sudah tak sabar menanti lomba-lomba itu. Yang lebih spesial lagi, di tahun ini, yayasan sosial tempat teman-teman seperti Ibal bernaung, juga mengadakan lomba. Iya dong, meski dengan kondisi mereka yang spesial, semangat tidak pernah pupus dalam dirinya. Dan jujur momen ini sangat di nantikan oleh iqbal dan tentu emak nya.

       Pada hari lomba yayasan diadakan, kami datang cepat. Meski weekend kami bersemangat sekali untuk hadir lebih awal. Membayangkan iqbal berlomba dengan teman-temannya, ah jadi bersemangat sekali. Namun saat hampir sampai di lokasi lomba, kejadian tidak mengenakkan terjadi. Mataku kelilipan. Sampai abang ojol bertanya ada apa denganku? Sepertinya kena debu bang. Ah, padalah ini momen yg ditunggu banget. Aku menyesalkan memang helm si abang tidak ada kacanya, jadi kita gak ekspek, debu bisa masuk disaat tidak di inginkan.


Saat memasuki tempat lomba, aku membopong ibal dengan rasa tidak nyaman, karena mata tadi. Seorang teman, yg juga anaknya sama seperti Iqbal bertanya ada apa? Sepertinya ada masuk debu bun. Gak lama kemudian teman tadi kembali, dengan obat tetes mungil di tangannya. Tanpa babibu, ia langsung meneteskan ke mataku beberapa tetes, dan wuiih rasanya legaa banget. Meski aku kelihatan seperti orang nangis, haha. Yg penting mata aman, karena show must go on kan.

        Melihatku begitu Iqbal bertanya, 'masih sakit matanya mak?' Udah seger kok, kan udah di obati pake ini, jawab ku sambil memegang botol Insto. Makasih ya Bun, pertolongan pertama nya, ujarku pada teman yg sudah membantu.

     


   Dari botol mungil bertulis #InstoDryEyes ini, rasa tidak nyaman di mata pun reda. Meski botolnya kecil, tapi ampuh banget buat mata fresh. 


Penyebab Mata Kering


       #MataSePeLeJanganSepelein . Ini pesan temanku tadi. Nah Mata SePele itu artinya mata Sepet, Perih dan Lelah. Ya sepele memang, tapi berhasil mengganggu moment penting kita bersama orang terdekat. Nah, Mata SePeLe sendiri, adalah salah satu gejala mata kering. Ada beberapa penyebab mata kering, yaitu: 


1.Penurunan Produksi Air Mata

        Baru ngeh ternyata air mata kita bisa mengalami penurunan produksi, tapi apa saja penyebabnya? Yuk kita ulik lebih dalam.

  • Usia tua

  • Adanya penyakit atau kondisi tertentu, seperti sindrom Sjogren, gangguan hormon tiroid, dan kekurangan vitamin A

  • Konsumsi obat-obatan khusus seperti antihistamin, obat hipertensi, obat jerawat, obat penyakit Parkinson, atau obat terapi pengganti hormon

  • Kerusakan kelenjar air mata akibat terapi radiasi atau operasi laser mata

2. Peningkatan Penguapan Air Mata

       Air mata kita terdiri dari beberapa komponen, jika salah satu komponen itu kurang tentu akan mempengaruhi produksi air mata. Contohnya, komponen minyak. Maka beberapa penyebab meningkatnya penguapan air mata yaitu, Blefaritis posterior, membaca atau bekerja terlalu lama di depan layar, gangguan kelopak mata, alergi mata, cuaca berangin, polusi udara dan defisiensi vitamin A. Ah, selama ini kita cuma dengar defisiensi rupiah, eh rupanya vitamin A dalam mata kita juga bisa defisiensi, hehe.

       Dari penjelasan singkat di atas, bisa sedikit dipahami, mata kering yang ku alami bisa jadi debu tadi ya. Meski sebenarnya ada faktor lain seperti usia di atas 50 tahun, adanya perubahan hormon, penyakit tertentu seperti lupus, kurang vitamin A, memakai lensa terlalu lama contohnya saat tidur atau efek setelah operasi reraktif untuk memperbaiki penglihatan. Banyak juga ya faktornya. 

     Perlu juga kita pahami beberapa gejala kering. Mulai dari mata merah, mata terasa panas, mata berair, sensitif terhadap sinar matahari, terdapat lendir di dalam mata dan mata terasa lelah. Hampir setiap dari kita pernah mengalami gejala di atas ya, maka penting untuk tau cara mengatasinya. 

Mengatasi Mata Kering 

     Setelah paham apa saja gejala ringan dari mata kering, penting juga kita pahami cara penanganannya. Jika masih di fase ringan, bisa dilakukan secara mandiri kok. 

  1. Melindungi mata dari lingkungan seperti cuaca berangin, cuaca kering, berasap, atau berdebu

  2. Menggunakan kacamata untuk melindungi mata

  3. Menggunakan penyaring udara di dalam ruangan

  4. Menghindari pemakaian riasan mata

  5. Tidak merokok

  6. Mengatur waktu kerja di depan layar komputer

  7. Mengurangi pemakaian lensa kontak

  8. Banyak mengonsumsi makanan sumber asam lemak omega-3, seperti ikan marel, tuna, sardin, atau salmon

  9. Mengonsumsi suplemen vitamin A 

  10. Menggunakan obat tetes mata untuk melembapkan dan menggantikan fungsi air mata.

      Dari semua cara di atas, paling gampang memang sedia obat tetes mata yang ampuh obati mata kering. Bagiku, Insto jelas sudah terbukti mampu meredakan mata kering. Dengan kandungan Glycerin yang menjaga kelembapan mata juga tetrahydrozoline hydrochloride yang membantu mengurangi mata kemerahan. Mau #BebasMataKering ya Insto Dry Eyes.






     

       

Komentar

  1. Barakallah selamat ulang tahun Mama Ibal.yang kuat dan semangat. Duh memang ya untuk.orang sehectic kita ga bisa sepele soal mata kering. Karena semua kerjaan pakai hp, untung ada Insto Dry Eyes. Sm

    BalasHapus
  2. Mksh kina 😊 bener banget kin. sedia insto kemana2 dah paling bener lah.

    BalasHapus
  3. Mata sehat kerja jg semakin semangat. Semangat semangat ok ok.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget kak. Mksh udah berkunjung ya 😊

      Hapus
  4. Henny sampai nyetok Insto malahan nih kak. Sebenarnya pas mata lelah udah terasanya tuh. Cuma kerjaan ini yang saking semangatnya. Pas udah terasa perih baru deh pending kerjaan. Kalau nggak digaskan aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener2 must have sih. Utk kita yg natap layar ber jam2. Sayangi mata la judul nya, 😁

      Hapus
  5. Salah satu yg paling susah kayaknya poin yang tidak merokok itu ya, Kak. Gak ngerokok pun awak, jauh-jauh pun awak, tetap juga kena paparan asap rokok 😁. Memanglah itu ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener2 wi. Klo bs d jidat kita d tulis, aku gk suka rokokbiar org2 pd paham ya, kwkwkw

      Hapus
  6. Usia tua? Emang dilema bagi usia yang makin bertambah, meskipun adakalanya menolak lupa hehe... Cuma KTP gak bisa diubah. Terkadang gak bisa dipungkiri usia tua penglihatan pun juga berpengaruh, apalagi bila diabaikan mata kering.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kk, gk bs dihindari sih faktor ini. Tp tetep bs kita rawat kok mata nya 😊

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asyiknya Meng- Eco Enzim

Kali ini saya ingin cerita tentang hobi baru yang sebenarnya masih relate sama hobi tanam menanam. Yaitu meng-eco enzim. Hehe istilah ini saya buat sendiri, yang artinya membuat eco enzim. Selain mudah membuatnya, eco enzim sendiri memiliki banyak sekali manfaat. Hanya saja kita perlu bersabar karena pembuatannya menunggu masa 3 bulan baru bisa panen.      Eco enzim yang sudah dipanen       Eco enzim sebenarnya bukan istilah baru ya, apalagi bagi pecinta lingkungan. Karena dengan gerakan ini kita bisa meminimalisir sampah organik seperti kulit buah dan sayur-sayuran. Yang sebenarnya hanyalah sampah, ternyata bisa dimanfaatkan menjadi eco enzim. Tinggal menyediakan molase dan wadah saja, maka eco enzim bisa dibuat.       Saya sendiri baru mengenal lebih dalam tentang eco enzim setelah mengikuti seminar tentang pemanfaatan limbah rumah tangga. Asyik sih menurut saya, karena kita hanya perlu mengumpu...

Asus, Si Paling Mengerti Kebutuhan Masa Kini

         Menjadi pekerja digital sepertinya mengharuskan kita untuk menguasai beberapa skill terkini, mulai dari kemampuan desain gambar, mencari ide dan mengolah tulisan lewat AI. Menganalisis trend medsos juga. Pokoknya kalau kita gak upgrade ilmu dijamin bakal tertinggal jauh.           Selain upgrade ilmu, sarana yg dipakai tentu juga harus menyesuaikan, seperti laptop atau smartphone yang kita pakai untuk bekerja. Kalo Dewi kasih saran, pakai laptop yang sudah All in one.       Minggu lalu saat mengikuti gathering blogger with Asus, cukup tercerahkan dengan spesifikasi Asus yang aku banget. Maksudnya? Available untuk kita pekerja digital, karyawan atau juga pelajar. Harga juga bervariasi, sesuai spec laptop yang kita cari.  Vivobook S14       Kali ini Dewi mau spill Asus Vivobook S14. Ini tipe yang cocok banget untuk pekerja digital, karyawan juga pelajar. Processor nya memakai Intel Core...

Keju Indrakila, Pelopor Keju Lokal di Indonesia

    Keju, adalah satu dari komposisi bahan yang cukup dikenal. Dalam memasak atau dunia kuliner, keju memberikan cita rasa yang khas. Yang kita tahu, pengolahan keju terdapat di negara-negara barat seperti Belanda, Swiss, Spanyol, Italia, Prancis, Jerman dan Amerika Serikat. Ternyata Indonesia juga sudah memiliki pabrik keju sendiri. Yaitu di Boyolali, Lembang, Yogyakarta dan Bali. Namun pelopor dari seluruh pabrik keju di Indonesia adalah Boyolali. Awal Mula       Kota Boyolali adalah kota pertama yang berhasil memproduksi keju di Indonesia. Ialah Noviyanti, pria asal Boyolali yang mampu mengolah keju lokal dengan rasa internasional yaitu Keju Indrakila. Yang menarik disini, pabrik keju ini berhasil menyerap pekerja lokal, plus keberadaannya juga memberi dampak positif bagi peternak setempat. Gimana ceritanya?      Berawal dari penyerapan hasil panen susu yang kurang maksimal di Boyolali, saat hasil panen sedang tinggi, susu sapi sampai dibuang k...