Langsung ke konten utama

Siaga Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

      Menjadi guru dan penulis (ehmmm), Dewi dituntut untuk prima dan stand by di situasi apa pun. Misal saat mengajar, guru sebaiknya memiliki looks atau tampilan yang bagus saat mengajar. Bukan cuma tentang pakaian tapi kesiapan dalam mengajar. Jika mengajar dalam kondisi yang kurang sehat, atau ada saja organ tubuh yg sakit, sangat tidak maksimal tentu dalam mengajar. 

       Kontak mata saat mengajar itu penting ya. Membuat si anak jadi semakin yakin dan fokus dalam belajar. Artinya kesehatan mata sangat penting bagi seorang guru, (semua profesi sih ya, hehe). Belum lagi mitos jika mata kita merah, maka akan menular. Arghhh. 

     Begitu juga sebagai penulis, kita dituntut untuk banyak membaca, sehingga tidak terhindarkan screentime dengan gadget atau laptop dalam waktu yang tidak bisa dipastikan. Sudah pasti mata lelah dan tidak nyaman rasanya. 

     Ternyata mata lelah, mata merah, terasa sepet dan kering,tidak lain adalah gejala mata kering. Gejala mata kering lainnya yaitu:

1. Mata terasa panas

2. Mata seperti berpasir atau ada yang mengganjal

3. Mata berair

4. Sensitif pada sinar matahari

5. Mata cepat lelah

6. Ada lendir atau kita sering sebut belekan di dalam sekitar mata saat bangun tidur.

     Kondisi mata kering, kadang kala tak terhindarkan lagi, karena ini adalah tuntutan profesi. Tapi kalau Dewi sudah gak galau lagi kalau gejala mata kering ini timbul. Dengan Insto Dry Eyes, mata lelah, sepet dan kering bisa kita hempas jauh-jauh. 

     Perkara #MataKeringJanganSepelein ya. Kalau dibiarkan saja bisa berakibat infeksi mata, konjungtivitas, kerusakan pada kornea, ulkus kornea dan gangguan penglihatan. Kalau begini ujung-ujungnya jumpai dokter spesialis mata. Ribet ya. 

      Maka biar hidup gak makin ribet, aware sama diri sendiri penting ya. Jika mata kita mengalami gejala mata kering, kita bisa sedia obat tetes yang berfungsi sebagai pelumas untuk mengatasi mata keringMata Kering atau iritasi mata, seperti #InstoDryEyes. 

     Selain sedia obat tetes mata kita bisa juga melakukan beberapa hal berikut: 

1. Melindungi mata dari lingkungan yang menyebabkan mata kering seperti cuaca kering, berangin, berasap dan berdebu. 

2. Menggunakan kacamata agar mata terlindung. 

3. Menggunakan pelembab atau penyaring udara di dalam ruangan.

4. Menghindari pemakaian riasan pada  mata. Wah, untuk tim-tim males make up cocok banget nih 😁

5. Tidak merokok dan menghindari asap rokok.

6. Mengatur jam kerja di depan layar. Maksudnya jika sudah terlalu lama di depan layar, beri jeda mata untuk istirahat. Kalau Dewi biasa lebih fresh lihat yang hijau-hijau, atau keluar ruangan sekaligus hilangkan rasa jenuh.

7. Membersihkan mata secara rutin dengan menggunakan kain bersih yang dibasahi air hangat. 

8. Mengurangi pemakaian lensa kontak. Sedikit banyak lensa kontak kasih memiliki efek negatif juga ya. 

9. Mengonsumsi makanan sumber asal lemak omega 3, seperti ikan tuna, sarden dan salmon

       Dewi sendiri selalu stand by insto, untuk antisipasi jika mata merah, iritasi, terkena debu, dan lain-lain. Kemasannya yang kecil, mudah dibawa kemana-mana. Harga juga bisa dijangkau. Insto Dry Eyes punya wajah baru dengan tampilan lebih fresh ya. 

      Kalau yang Dewi punya itu kemasan lama. Untuk pembelian bisa datang ke Indomaret, Alfamart, Indomaret point dan Alfagift.  

     Menjaga kesehatan mata itu penting ya. Karena pasti gak nyaman kalau indra penglihatan kita terganggu. Jangankan untuk bekerja, aktivitas sehari-hari juga pasti terganggu. Keep strong, happy and healthy ya. Dan kalau mata kering, di Insto in aja. 


Komentar

  1. Bener banget buguru. Buguru harus stok terus kalo gitu ya.

    BalasHapus
  2. Mata adalah jendela kehidupan, kalau bermasalah tidak bisa menikmati dunia.. Maka dari itu harus dijaga dg baik

    BalasHapus
  3. Juga jangan sering-sering bergadang ya Kak Dewi... Wkkk... (Awak ngomongin orang pulak)

    Btw, mata kakak normal ya kan? Maksudnya enggak rabun jauh gitu. Gak pernah liat pake kaca mata soalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jujurly rabun jauh wi. Tp kk males pake, kok kyk seminar ato mmg perlu penglihatan jelas kk baru pake, stand by terus tu di tas. Yg srg bareng kk aktivitas dh paham la 😁

      Hapus
  4. Sedia payung sebelum hujan ya. Sedia insto sebelum mata merah yaa

    BalasHapus
  5. Wah, baru tahu kalau riasan mata bisa berpotensi bikin mata kering. Nice info, Kak! Apa mungkin karena dikhawatirkan bubuk make-up-nya jatuh ke mata dan jadi iritasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, itu yg krg tau kak. Tp saya pun teramat jarang pake riasan mata. Misal ni kyk celak, krn gk ahli, potensi kecolok pas make besar kwkwkwkw. Parah ya kn 🤣

      Hapus
  6. Guru harus selalu tampil prima di depan murid2 ya. Kalau matanya bermasalah, repot jg mengatur kelas. Kalau gitu, sediakan obat tetes mata kapanpun. Bisa stok setahun ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul bang, klo mata kita merah trus kata bisa nular terpaksa la awak pake kaca mata. Gk nyaman banget

      Hapus
  7. Ya itulah kalo udah di depan laptop nggak keinget jam. Tau2 bablas wae hiks. Aku juga pernah tiba2 sakit perih kebanyakan lihat laptop

    BalasHapus
    Balasan
    1. Toss kak, cemana lagi ya kn, tuntutan profesi. Jd nya pinter2 kita mengakali

      Hapus
  8. Benar Wi menjaga kesehatan mata itu sangat penting banget.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asus, Si Paling Mengerti Kebutuhan Masa Kini

         Menjadi pekerja digital sepertinya mengharuskan kita untuk menguasai beberapa skill terkini, mulai dari kemampuan desain gambar, mencari ide dan mengolah tulisan lewat AI. Menganalisis trend medsos juga. Pokoknya kalau kita gak upgrade ilmu dijamin bakal tertinggal jauh.           Selain upgrade ilmu, sarana yg dipakai tentu juga harus menyesuaikan, seperti laptop atau smartphone yang kita pakai untuk bekerja. Kalo Dewi kasih saran, pakai laptop yang sudah All in one.       Minggu lalu saat mengikuti gathering blogger with Asus, cukup tercerahkan dengan spesifikasi Asus yang aku banget. Maksudnya? Available untuk kita pekerja digital, karyawan atau juga pelajar. Harga juga bervariasi, sesuai spec laptop yang kita cari.  Vivobook S14       Kali ini Dewi mau spill Asus Vivobook S14. Ini tipe yang cocok banget untuk pekerja digital, karyawan juga pelajar. Processor nya memakai Intel Core...

Asyiknya Meng- Eco Enzim

Kali ini saya ingin cerita tentang hobi baru yang sebenarnya masih relate sama hobi tanam menanam. Yaitu meng-eco enzim. Hehe istilah ini saya buat sendiri, yang artinya membuat eco enzim. Selain mudah membuatnya, eco enzim sendiri memiliki banyak sekali manfaat. Hanya saja kita perlu bersabar karena pembuatannya menunggu masa 3 bulan baru bisa panen.      Eco enzim yang sudah dipanen       Eco enzim sebenarnya bukan istilah baru ya, apalagi bagi pecinta lingkungan. Karena dengan gerakan ini kita bisa meminimalisir sampah organik seperti kulit buah dan sayur-sayuran. Yang sebenarnya hanyalah sampah, ternyata bisa dimanfaatkan menjadi eco enzim. Tinggal menyediakan molase dan wadah saja, maka eco enzim bisa dibuat.       Saya sendiri baru mengenal lebih dalam tentang eco enzim setelah mengikuti seminar tentang pemanfaatan limbah rumah tangga. Asyik sih menurut saya, karena kita hanya perlu mengumpu...

Keju Indrakila, Pelopor Keju Lokal di Indonesia

    Keju, adalah satu dari komposisi bahan yang cukup dikenal. Dalam memasak atau dunia kuliner, keju memberikan cita rasa yang khas. Yang kita tahu, pengolahan keju terdapat di negara-negara barat seperti Belanda, Swiss, Spanyol, Italia, Prancis, Jerman dan Amerika Serikat. Ternyata Indonesia juga sudah memiliki pabrik keju sendiri. Yaitu di Boyolali, Lembang, Yogyakarta dan Bali. Namun pelopor dari seluruh pabrik keju di Indonesia adalah Boyolali. Awal Mula       Kota Boyolali adalah kota pertama yang berhasil memproduksi keju di Indonesia. Ialah Noviyanti, pria asal Boyolali yang mampu mengolah keju lokal dengan rasa internasional yaitu Keju Indrakila. Yang menarik disini, pabrik keju ini berhasil menyerap pekerja lokal, plus keberadaannya juga memberi dampak positif bagi peternak setempat. Gimana ceritanya?      Berawal dari penyerapan hasil panen susu yang kurang maksimal di Boyolali, saat hasil panen sedang tinggi, susu sapi sampai dibuang k...