Langsung ke konten utama

Qais dan Sahur

 


Didalam bulan Ramadhan ini kita dianjurkan untuk melakukan banyak amalan, karena berlipat gandanya ganjaran yang diberikan. Kali ini, saya tidak ingin membahas soal amalan lagi, biar gak bosan kita cerita kisah inspiratif dari para sahabat nabi

 Qais Bin Shirmah

       Qais Bin Shirmah, adalah salah satu sahabat nabi yang menjadi asbab turunnya anjuran sahur dalam berpuasa. Wah, gimana ceritanya?

       Qais adalah seorang tukang kebun kurma. Ia gigih dalam bekerja dan taat beribadah. Termasuk dalam menjalankan puasa. Kisah Qais menjadi viral di masa Rasulullah karena ia tidak sempat makan dan minum ketika sahur. Trus kenapa gak sahur? Di ambil dari riwayat Abu Daud, pada masa Rasulullah, ketika orang-orang telah melaksanakan isya, maka tidak boleh makan minum. Karena pada waktu itu sudah terhitung waktu berpuasa di mulai dan juga setelah isya orang-orang sudah tidur.

     Nah saat awal perintah puasa diwajibkan, belum ada batasan yang jelas kapan waktu bisa makan dan minum. Beberapa sahabat nabi ada yang berpuasa, namun tertidur tidak sempat melakukan sahur. Akhirnya saat besok mereka berpuasa dalam keadaan perut kosong, sementara panas siang membara dan harus tetap bekerja.

    Pada suatu hari saat Qais ingin berbuka puasa, ternyata tidak ada makanan untuk berbuka, padahal ia merasa letih dan lapar. Ia lalu meminta istrinya untuk mencarikan makanan agar bisa berbuka. Istrinya pun keluar untuk mencari makanan, namun saat ia kembali, Qais sudah tertidur lelap dan ia enggan membangunkannya. 

Saat keesokan Qais berpuasa, belum ada makanan yang masuk, namun ia tetap semangat bekerja. Tak disangka, saat sedang bekerja ia terjatuh dan pingsan.

Perintah untuk Sahur

       Setelah kejadian yang menimpa Qais terdengar oleh Rasulullah SAW lewat laporan para sahabat, turunlah Surah Al-Baqarah ayat 187, yaitu "..... Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam...."

      Dari ayat ini kita bisa merasakan betapa Allah tak pernah abai akan hambaNya, selalu stand by mengawasi dan langsung memberikan perintah pentingnya sahur. Jadilah kisah Qais ini menjadi asbab turunnya perintah sahur.

     Sahur sendiri memiliki banyak keutamaan, tidak sekedar agar kita kuat menjalani aktivitas selama berpuasa. Namun ada keutamaan tersembunyi didalamnya. Yaitu

1. Keberkahan saat Sahur

Anas bin Malik RA berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, "Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan." (HR Bukhari).

2. Malaikat Bersholawat untuk Orang yang Sahur

Dari Abu Sa'id Al Khudri RA yang menyebut bahwa Rasulullah SAW pernah berkata, Allah SWT dan para malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur,"Bersahur itu adalah suatu keberkahan, maka janganlah kamu meninggalkannya, walaupun hanya dengan seteguk air, karena Allah dan para malaikat bersholawat atas orang-orang yang sahur (makan sahur)," (HR Ahmad).

Betapa beruntungnya kita menjadi orang terpilih yang mendapat shalawat dari para malaikat, dengan alasan apalagi kita malas sahur?

3. Penanda Puasanya Orang Islam

Diriwayatkan oleh Amr bin 'Ash RA. Ia menceritakan sabda Rasulullah SAW, "Sesungguhnya perbedaan antara puasa kita dan puasa ahli kitab adalah makan sahur." (HR Muslim). Ibadah puasa nyatanya tidak hanya dikerjakan oleh ummat Muslim) saja, tetap ummat agama lain juga. Tentu ada perbedaan dalam pelaksanaanya, termasuk salah satu nya sahur.

4. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, Rabb kita tabaroka wa ta'ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia berfirman: "Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepadaKu, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni." (HR Al-Bukhari dan Muslim).

   Ternyata selain waktu berbuka, saat sahur juga menjadi waktu mustajab dalam berdoa. Maka sangat disayangkan kalau kita melewatkan momen berharga ini. Manfaat kan waktu mustajab ini dengan sebaiknya, untuk meminta dan memohon ampunan atas segala dosa yang telah dikerjakan. Semoga kita menjadi orang-orang terpilih yang dapat memanfaatkan waktu Sahur dengan optimal. Amiin 


Sumber detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asyiknya Meng- Eco Enzim

Kali ini saya ingin cerita tentang hobi baru yang sebenarnya masih relate sama hobi tanam menanam. Yaitu meng-eco enzim. Hehe istilah ini saya buat sendiri, yang artinya membuat eco enzim. Selain mudah membuatnya, eco enzim sendiri memiliki banyak sekali manfaat. Hanya saja kita perlu bersabar karena pembuatannya menunggu masa 3 bulan baru bisa panen.      Eco enzim yang sudah dipanen       Eco enzim sebenarnya bukan istilah baru ya, apalagi bagi pecinta lingkungan. Karena dengan gerakan ini kita bisa meminimalisir sampah organik seperti kulit buah dan sayur-sayuran. Yang sebenarnya hanyalah sampah, ternyata bisa dimanfaatkan menjadi eco enzim. Tinggal menyediakan molase dan wadah saja, maka eco enzim bisa dibuat.       Saya sendiri baru mengenal lebih dalam tentang eco enzim setelah mengikuti seminar tentang pemanfaatan limbah rumah tangga. Asyik sih menurut saya, karena kita hanya perlu mengumpu...

Asus, Si Paling Mengerti Kebutuhan Masa Kini

         Menjadi pekerja digital sepertinya mengharuskan kita untuk menguasai beberapa skill terkini, mulai dari kemampuan desain gambar, mencari ide dan mengolah tulisan lewat AI. Menganalisis trend medsos juga. Pokoknya kalau kita gak upgrade ilmu dijamin bakal tertinggal jauh.           Selain upgrade ilmu, sarana yg dipakai tentu juga harus menyesuaikan, seperti laptop atau smartphone yang kita pakai untuk bekerja. Kalo Dewi kasih saran, pakai laptop yang sudah All in one.       Minggu lalu saat mengikuti gathering blogger with Asus, cukup tercerahkan dengan spesifikasi Asus yang aku banget. Maksudnya? Available untuk kita pekerja digital, karyawan atau juga pelajar. Harga juga bervariasi, sesuai spec laptop yang kita cari.  Vivobook S14       Kali ini Dewi mau spill Asus Vivobook S14. Ini tipe yang cocok banget untuk pekerja digital, karyawan juga pelajar. Processor nya memakai Intel Core...

Keju Indrakila, Pelopor Keju Lokal di Indonesia

    Keju, adalah satu dari komposisi bahan yang cukup dikenal. Dalam memasak atau dunia kuliner, keju memberikan cita rasa yang khas. Yang kita tahu, pengolahan keju terdapat di negara-negara barat seperti Belanda, Swiss, Spanyol, Italia, Prancis, Jerman dan Amerika Serikat. Ternyata Indonesia juga sudah memiliki pabrik keju sendiri. Yaitu di Boyolali, Lembang, Yogyakarta dan Bali. Namun pelopor dari seluruh pabrik keju di Indonesia adalah Boyolali. Awal Mula       Kota Boyolali adalah kota pertama yang berhasil memproduksi keju di Indonesia. Ialah Noviyanti, pria asal Boyolali yang mampu mengolah keju lokal dengan rasa internasional yaitu Keju Indrakila. Yang menarik disini, pabrik keju ini berhasil menyerap pekerja lokal, plus keberadaannya juga memberi dampak positif bagi peternak setempat. Gimana ceritanya?      Berawal dari penyerapan hasil panen susu yang kurang maksimal di Boyolali, saat hasil panen sedang tinggi, susu sapi sampai dibuang k...